Sejarah Seragam Kerja Dan Perkembangannya Dari Masa Ke Masa

Sejarah Seragam Kerja

Seperti yang kita tahu, menggunakan seragam kerja dapat berdampak positif bagi perusahaan. Pakaian kerja telah berkembang pesat sejak abad pertengahan dan telah mengalami evolusi hingga menjadi seperti sekarang. Namun, tahukah kamu kapan dan dimana pertama kali seragam kerja diciptakan? Melalui artikel kami ingin mengajak kamu melihat sejarah seragam kerja dan perkembangannya dari masa ke masa.

Sejarah Seragam Kerja

Selama bertahun-tahun, kita telah melihat praktik ketenagakerjaan, kebijakan, dan kondisi kerja yang selalu berubah. Lalu seperti apa itu seragam kerja? Sebenarnya tidak ada definisi dan deskripsi yang pasti mengenai seperti apa pakaian kerja itu. Perusahan pada suatu negara, belum lagi budaya perusahaan itu sendiri, dapat menentukan jenis seragam yang akan karyawan pakai.

Kendati demikian, budaya bukan satu-satunya perubahan dalam sejarah seragam kerja. Usia dan pengalaman sosial juga ikut berpengaruh dalam menentukan evolusi penggunaan pakaian kerja.

Sejarah Seragam Kerja Pada Abad Pertengahan

Ilustrasi Pakaian Orang Orang Abad Pertengahan
Ilustrasi Pakaian Orang Orang Abad Pertengahan

Penelitian sejarah menunjukkan bahwa kemiripan pertama seragam kerja dapat ditelusuri kembali ke abad pertengahan. Pada masa ini, para pekerja akan mengenakan lencana pada pakaian mereka sendiri untuk menunjukkan peran pekerjaan mereka yang spesifik atau untuk menyelaraskan diri mereka dengan majikan tertentu, sering kali tentara atau dalam pelayanan kepada penguasa. Hal ini memungkinkan mereka untuk dengan cepat membuktikan keabsahan mereka saat menjalankan layanan mereka dan juga memungkinkan untuk mudah dikenali oleh orang lain.

Para pedagang yang tergabung dalam serikat tertentu juga mengenakan lencana untuk menunjukkan bahwa pekerjaan dan barang mereka dianggap memiliki kualitas yang cukup tinggi untuk diterima, yang menunjukkan kepada orang-orang bahwa para pedagang ini dapat dipercaya. Legitimasi serupa juga berlaku untuk banyak seragam organisasi saat ini.

Seragam Kerja Abad ke-17 Hingga ke-18

Seragam Liveries Pada Abad Ke-16
Contoh Seragam Kerja Pertama Yang Dikenakan Oleh Pelayan Bangsawan Eropa

Penggunaan pakaian kerja sebenarnya telah ada sejak lama. Contoh pertama dari seragam kerja adalah liveries (dari kata livrer dalam bahasa Prancis, yang berarti mengantarkan). Liveries merupakan pakaian seragam yang diberikan kepada para pelayan di istana-istana Eropa pada masa awal modern. Seragam dalam warna, bentuk, dan dekorasi, liveries mewakili rumah tangga tempat seorang pelayan bekerja.

Lambang atau inisial nama tuannya muncul di kancing, hiasan, atau lencana liveries. Pada periode sebelumnya, para pangeran, seperti adipati Burgundi, meminta anggota istana dan pelayannya mengenakan pakaian dengan satu warna pada acara-acara meriah untuk menampilkan kesatuan istana. Corak yang tepat mulai menyebar selama abad ketujuh belas, ketika status sosial seorang pangeran semakin bergantung pada penampilan yang indah dari istana dan pelayannya.

Corak awal ini sangat erat kaitannya dengan seragam militer, yang berkembang pada saat yang sama dan pada awalnya juga disebut livery (di Prancis, livrée; di Jerman, liberey atau montur). Warna seragam militer biasanya identik dengan corak yang dimiliki oleh rumah tangga kepala resimen yang, sebelum pembentukan tentara nasional, sering kali memiliki resimen.

Hal ini kemudian menjadi tren dan norma pada masa itu. Semakin rumit dan semakin bagus seragam yang dihiasi lambang, menunjukkan status bahwa sang tuan rumah adalah orang yang terpandang.

Seragam Militer Raja Frederick II
Raja Frederick II Memprakarsai Penggunaan Seragam Militer Untuk Batalion Ordo Elang Hitam (Black Eagle)

Penggunaan seragam wajib dalam skala luas untuk sebuah profesi pertama kali diprakarsai oleh Raja Frederick II yang memerintah Jerman pada tahun 1785. Dia menetapkan bahwa semua staf pos harus mengenakan seragam yang terdiri dari jas biru dengan kerah oranye. Seragam ini juga memiliki manset yang menampilkan lencana dan aksesori lain seperti tanda pangkat untuk membedakan peran

Oleh karena itu, kepala pos mengenakan aksesoris yang berbeda dari petugas pos dan sekretaris pos. Pakaian kerja ini memiliki tujuan ganda yaitu untuk membedakan para pelayan dari masyarakat umum dan untuk menunjukkan kemampuan finansial tuan mereka.

Baca Juga: Konveksi Seragam Murah – Jasa Pembuatan PDH, PDL, Korsa

Seragam Kerja Pada Abad Ke -19

Seragam Justaucorps
Seragam Justaucorps yang Dikenakan pada Abd Ke-19

Pada saat itu, perbedaan kelas dan pangkat menjadi lebih kompleks. Seragam liveries dianggap masih terlalu rumit karena harus mengenakan lebih dari satu set pakaian kerja dalam sehari. Seiring berjalannya waktu, era seragam liveries pun berakhir terganti oleh justaucorps yang sering digunakan pada acara acara formal.

Para petugas yang mampu memiliki seragam yang dipersonalisasi harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, termasuk mematuhi pola dan hiasan yang diperlukan untuk setiap pangkat

Pada abad kesembilan belas, seragam kerja telah diperkenalkan untuk pegawai negeri di sebagian besar wilayah Eropa. Banyak seragam diimplementasikan sebagai respons terhadap Revolusi Prancis dan perang Napoleon. Dan ketika gereja dan aristokrasi tidak lagi disukai, seragam pemerintah digunakan untuk memberikan rasa otoritas kepada orang-orang dan melambangkan dimulainya era baru.

Tidak lama setelah itu, penggunaan seragam diadopsi ke seluruh badan pemerintah seperti polisi, pemadam kebakaran, departemen pemerintah, kehutanan, dan bahkan industri pertambangan dan logam.

Di Inggris, sejak pertengahan abad ke-19, para pekerja kasar (dikenal sebagai angkatan laut) secara rutin mengenakan pakaian kerja standar yang terdiri dari topi datar, celana korduroi, sepatu bot tebal, dan jaket yang tahan lama serta sapu tangan berwarna untuk menyerap keringat. Seringkali jaket tersebut memiliki penutup bahu dari kulit untuk mencegah pemakaian saat memikul sekop atau cangkul. Variasi dari “seragam” dasar ini muncul di pabrik-pabrik, dengan manset celana yang aman dan kemeja tanpa kerah agar tidak tersangkut pada mesin yang sedang bergerak.

Seragam Kerja Pada Abad Ke-20

Pakaian Seragam Kerja Pada Abad Ke-20
Pakaian Seragam Kerja Pada Tahun 1940an

Memasuki abad ke-20, pakaian kerja berubah menjadi lebih modis, sederhana dan tanpa hiasan. Penggunaan seragam yang lebih sederhana ini dipengaruhi oleh peristiwa Depresi Besar yang terjadi pada tahun 1925 – 1935. Sebagai gantinya, pakaian kerja menjadi lebih konservatif dan praktis sehingga lebih menghemat pengeluaran.

Ekspansi industri dan manufaktur yang cepat selama paruh pertama abad ke-20 membawa pertumbuhan representasi pekerja, dengan kesehatan dan keselamatan pekerja pabrik dan pekerja manual menjadi pertimbangan utama. Bersamaan dengan hal tersebut, muncul fokus untuk menyediakan pakaian kerja yang sesuai, aman, sesuai dengan tujuan, dan yang paling penting, nyaman bagi para pekerja. Hal ini bertepatan dengan munculnya konsep merek dan keinginan untuk memberikan seragam “perusahaan” kepada para pekerja.

Seragam Kerja Jeans Era Old West
Seragam Kerja Old West

Dari sisi pekerja, Jenis seragam kerja mulai mencerminkan pekerjaan tertentu, karena alasan pragmatis. Sebagai contoh, revolusi industri membuat pergeseran besar dalam pilihan pekerjaan sekaligus memicu eksodus massal dari pertanian ke tempat kerja industri.

Periode ini ditandai dengan penggunaan denim sebagai pakaian kerja industri yang dirancang untuk tahan terhadap lingkungan yang keras serta multifungsi untuk para penambang dan pekerja kasar lainnya.

Pengenalan Era teknologi

Seragam  Kerja Wanita Tahun 1980an
Seragam Kerja Wanita Tahun 1980an

Pada tahun 1980-an, Generasi X mulai mengambil posisi di seluruh dunia kerja. Tidak hanya tempat kerja yang direvolusi dengan meningkatnya penggunaan komputer, tetapi juga membawa pandangan yang lebih liberal terhadap pakaian kerja untuk wanita.

Dengan menghadirkan setelan jas wanita dan celana panjang, para wanita benar-benar mulai mengenakan celana panjang di tempat kerja. Seiring dengan persamaan hak yang akhirnya mulai mencapai garis depan bisnis, para wanita dapat memutuskan apa yang ingin mereka kenakan untuk menjalankan peran mereka dengan nyaman, menjadi profesional, dan membuat pilihan mereka sendiri.

Seragam Kerja Pria Tahun 1980an
Seragam Kerja Pria Tahun 1980an

Baca Juga: Sejarah Perkembangan Fashion Dari Masa Ke Masa (Tahun 1920 – 2020)

Akhir Dari ‘Zaman Keemasan Keperawatan’

Pada saat yang sama ketika wanita mulai diterima secara sosial untuk mengenakan setelan jas dan celana panjang di kantor, tahun 1980-an juga merupakan akhir dari apa yang dikenal sebagai ‘Zaman Keemasan Keperawatan’.

Sebelum itu, perawat biasanya terlihat mengenakan gaun, celemek pinafore, dan topi, yang terinspirasi dari pakaian biarawati.

Namun, karena kepraktisan, pemahaman yang lebih baik tentang peraturan kebersihan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan standar tertinggi lebih diprioritaskan daripada seragam bergaya, scrub menjadi pilihan yang lebih disukai di seluruh rumah sakit dan tetap menjadi seragam perawatan kesehatan yang dipilih hingga hari ini.

Pakaian Kerja Pelindung Menjadi Seragam Wajib Bagi Pekerja Dengan Risiko Tinggi

Bikin Baju Wearpack

Tidak ada yang tahu pasti sejak kapan pakaian kerja pelindung menjadi bagian wajib dari seragam pekerja. Namun, pakaian keselamatan kerja ini konon berasal dari para pandai besi. Mereka mengenakan celelmek dan sarung tangan besi untuk melindungi diri dari panas yang menyengat.

Sejak saat itu, seiring perkembangan teknologi, baju safety (dan aksesori APD) telah berkembang dari waktu ke waktu, memastikan pekerja aman di lokasi dan di pabrik-pabrik industri. Dari pengenalan peralatan sederhana yang tidak kita pikirkan lagi sekarang seperti helm, kacamata pengaman, sarung tangan, dan sepatu bot berujung baja, hingga pakaian yang lebih khusus seperti pakaian kerja tahan api dan pakaian anti cipratan logam.

Konveksi wearpack coverall
Seragam Wearpack termasuk Salah Satu Seragam Keselamatan Kerja

Pakaian kerja pelindung terus berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi baru. Dan langkah-langkah lebih lanjut yang dimasukkan ke dalam lingkungan kerja untuk situasi kerja yang lebih aman.

Pakaian Kerja Saat Ini

Ide Outfit Model Baju Seragam Kerja Pria 2

Saat ini batas antara pakaian kerja formal dan kasual mulai kabur. Hal Ini karena orang-orang didorong untuk bereksperimen dan lebih kreatif dengan apa yang mereka kenakan. Mode, fungsionalitas dan kenyamanan adalah hal-hal utama yang menentukan desain pakaian kerja.

Aturan berpakaian kini menjadi lebih fleksibel, sehingga para karyawan bisa lebih fleksibel dalam berbusana. Kendati demikian, beberapa perusahan terutama perusahan kerah biru masih menerapkan aturan ketat mengenai penggunaan seragam kerja

Di era modern ini pakaian kerja dan seragam telah menjelma menjadi simbol identitas yang fashionable. Kunjungi situs web kami untuk mendapatkan seragam kerja berkualitas tinggi. Jika kamu tertarik untuk bikin seragam kerja, silahkan hubungi layan CS kami segera!

Banner Bikin Seragam