Apa Itu Kain Furing? Mengenal Jenis Jenis Furing Dan Fungsinya
Halo sobat Ozza Konveksi, Pernahkah kalian mendengar istilah kain furing? Buat kalian yang sering berkecimpung dalam dunia konveksi, mungkin sudah tidak asing dengan jenis kain ini. Biasanya, kain ini digunakan untuk melapisi bagian dalam sebuah pakaian seperti jaket, rompi, jas dan sebagainya.
Pengertian Kain Furing
Kain furing adalah jenis kain yang berfungsi untuk melapisi bagian dalam garmen seperti pakaian, topi, tas, gorden dan sebagainya. Lapisan dalam ini berfungsi untuk memberi hasil akhir yang lebih nyaman dan terlihat lebih bagus. Umumnya, lapisan furing ini terbuat dari warna-warna solid agar serasi dengan jenis garmen yang dilapisi. Walupun begitu, seiring berkembangnya industri fashion, ada pula kain furing yang memiliki motif dan warna-warna yang lebih kontras.
Fungsinya pun dapat bervariasi, mulai dari mempertahankan bentuk pakaian, melapisi kain agar tidak menerawang, mempermudah menggunakan pakaian hingga memperindah tampilan.
Fakta Unik: Dalam Dunia Garmen, Furing sering dikenal juga dengan istilah Lining
Beberapa karakteristik dari kain furing antara lain bahannya tipis, ringan, menerawang, mudah di jahit, nyaman dan lembut.
Fungsi Kain Furing
Selain melapisi bagian dalam sebuah pakaian, ada beberapa fungsi utama dari kain furing, yakni:
1. Memberikan Kenyamanan
Beberapa jenis pakaian ada yang terbuat dari bahan yang kaku dan kasar. Sehingga, penggunaan kain furing yang lembut dapat memberikan rasa nayaman saat dikenakan. Furing juga biasanya terbuat dari bahan yang menyerap keringat, seperti katun, sehingga membantu menjaga tubuh tetap merasa sejuk dan nyaman.
Selain itu, kain furing dapat membantu mengurangi gesekan antara pakaian dengan kulit sehingga mencegah iritasi dan rasa tidak nyaman.
2. Mencegah Pakaian Terlalu Menerawang
Salah satu fungsi kain furing adalah untuk melapisi bagian dalam pakaian yang terlalu tipis sehingga tidak terlalu menerawang. Dengan begitu, ini dapat melindungi privasi sekaligus menambah kesan elegan pada pemakainya.
3. Menjaga Bentuk dan Tampilan Pakaian Lebih Rapi
Fungsi lain dari kain furing adalah untuk menjaga bentuk serta struktur pakaian terutama pada bagian-bagian seperti kerah, manset, pinggang dan rok. Pada pakaian yang terbuat dari bahan tipis, penggunaan furing dapat memberikan struktur tambahan, sehingga pakaian tidak mudah menerawang dan lebih rapi. Kain furing juga dapat mencegah pakaian menjadi kusut dan melar.
4. Meningkatkan Estetika Pakaian
Furing dapat digunakan untuk menambahkan variasi dan detail pada pakaian, seperti dengan menggunakan warna, motif, atau tekstur yang berbeda dari bahan utama pakaian. Lapisan dalam juga dapat membantu menyembunyikan jahitan pada bagaian dalam pakaian, sehingga membuat pakaian terlihat lebih rapi dan berkelas.
5. Menambah Fungsi Pakaian
Kain furing juga dapat memberi fungsi tambahan seperti penambahan kantong saku pada bagian dalam. Selain itu ia bisa berfungsi dalam menjaga tubuh tetap hangat saat cuaca dingin, karena furing ada yang terbuat dari bahn tebal dan hangat.
Jenis Pakaian yang Menggunakan Kain Furing

Pakaian Luar
- Jaket: jaket denim, jaket bomber, jaket parka dan jaket lainnya yang membutuhkan lapisan dalam.
- Blazer: blazer dan jas formal biasanya dilapisi dengan furing untuk memberikan struktur pada pakaian.
- Mantel: mantel panjang dan pendek sering kali menggunakan lapisan dalam untuk emberikan kehangatan pada tubuh dari cuaca dingin.
- Rompi: beberapa jenis rompi seperti rompi formal juga menggunakan furing untuk memberikan struktur pada pakaian agar terlihat lebih elegan.
Pakaian Wanita
- Gamis: Gamis dan abaya biasanya menggunakan lapisan kain furing untuk memberikan kenyamanan dan membuat pakaian lebih jatuh dan anggun.
- Kebaya: Penggunaan furing pada kebaya biasanya untuk memberikan struktur pada bagian dalam kebaya sehingga tampak lebih rapi
- Dress: Furing pada dress biasanya memberikan keanggunan dan membuat dress lebih flowy atau jatuh
- Blouse: Beberapa jenis blouse, terutama yang terbuat dari bahan tipis, dapat menggunakan furing untuk menambah struktur dan mencegah pakaian menerawang
Pakaian Pria
- Kemeja: Walaupun sangat jarang ada kemeja yang menggunakan lapisan dalam, namun beberapa jenis kemeja ada yang memakainya, lho!
- Topi: Furing juga sering dipakai untuk pembuatan topi, karena selain memperkokoh struktur topi, furing berfungsi meningkatkan kenyamanan penggunanya
Jenis Jenis Kain Furing
1. Furing Asahi
Kain asahi adalah salah satu jenis kain pelapis/furing yang memiliki karakteristik halus namun sedikit panas karena kandungan serat polyesternya. Jenis kain ini cukup ringan dengan tekstur permukaan yang halus dan glossy sehingga cocok untuk melapisi bagian dalam pakaian.
Kain ini harganya murah sehingga menjadi favorit vendor dalam pilihan kain pelapis yang murah namun juga berkualitas.
Kegunaan Kain Asahi : kain pelapis baj, furing gamis, bahan kerudung, kantong baju / celana, pelapis jaket, pelapis tas.
2. Furing Cotton
Furing katun adalah jenis lapisan dalam yang terbuat dari bahan katun. Bahan ini lumayan lembut, halus dan menyerap keringat. Sangat cocok untuk pakaian di daerah tropis yang sejuk.
3. Furing Peles / Abutai
Lapisan peles atau abutai adalah jenis kain furing yang sering dipakai sebagai pelapis pada pakaian anak-anak atau pakaian yang lebih ringan. Seperti halnya Asahi, kain peles ini terbuat dari polyester dan memiliki karakteristik kain yang tipis, ringan dan juga mengkilap. Furing inijuga sering digunakan untuk membuat mukena travel karena bahannya yang ringkas dan ringan.
4. Furing Padding / Quilting Padding
Furing padding adalah jenis kain parasut dengan kombinasi busa dakron pada bagian dalamnya. Quilting padding ini memiliki motif jahitan menyilang yang mirip wajik pada seluruh permukaannya. Jenis furing ini sangat cocok dipakai untuk melapisi dalaman jaket atau pakaian yang membutuhkan kehangatan ekstra, seperti jaket gunung
5. Furing Dri-fit
Dri-fit adalah jenis kain khusus untuk membuat pakaian olahraga atau activewear. Selain itu, dri-fit juga bisa dipakaia sebagai lapisan dalam karena karakteristik bahannya yang dapat menyerap kelembapan dengan cepat. Sangat cocok untuk pakaian yang dengan aktifitas berat.
6. Satin Silk
Kain satin silk memiliki daya tarik visual yang atraktif dan elegan dengan karakteristik permukaan yang licin, mengkilap dan juga lembut layaknya sutra. Biasanya kain ini digunakan untuk membuat gaun gaun mahal serta menjadi salah satu bahan pelapis untuk pakaian berbahan brokat agar tidak terlalu menerawang.
7. Arrow / Hero
Furing arrow atau hero adalah bahan lapisan dalam yang nyaman karena terbuat dari serat katun. Tekstur kain ini lembut dan sedikit berbulu ketimbang jenis furing lainnya sehingga memiliki harga sedikit lebih mahal.
8. Tricot
Tricot adalah penstabil kain sekaligus berfungsi sebagai lapisan pengeras. Kain ini mirip dengan visiline dan staplek yang dilengkapi lem khusus dan mudah melekat pada kain dengan cara disetrika. Furing ini digunakan untuk memberi struktur pada kain yang terlalu lemas.
9. Dormeuil
Dormeuil adalah nama furing yang berasal dari nama rumah mode di Inggris yang mempopulerkan kain ini. Ciri khas dari furing ini adalah adanya logo “dormeuil” yang dibuat mirip dengan aslinya (di Indonesia hampir semuanya KW, karena dormeuil yang asli harga per meternya bisa menyentuh jutaan rupiah). Tektur dari lapisan dalam ini sangat lembut, halus dan juga glossy.
Biasanya kain dormeuil dipakai sebagai lapisan dalam untuk jaket, rompi dan jas.
Baca Juga: Bahan Dormeuil Yang Populer Untuk Furing
Kelebihan Dan Kekurangan Kain Furing
Furing yang serbaguna dalam melapisi bagian dalam sebuah pakaian tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Nah buat kalian yang punya proyek pembuatan baju, ada baiknya jika kalian mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari kain furing ini:
Kelebihan Kain Furing
- Berguna agar pakaian tidak terlalu transparan atau menerawang
- Membantu menyerap keringat.
- Memberikan struktur pada pakaian.
- Membuat pakaian lebih mudah untuk dikenakan dan dilepas.
- Mengurangi penampakan lekuk tubuh.
Kekurangan Kain Furing
- Kamu harus merogoh dana tambahan untuk membeli furing.
- Jahitan harus rapi, jika tidak, maka dapat membuat pakaian menjadi tidak beraturan yang dapat membuatmu terlihat kurang menarik.
- Beberapa jenis furing terasa panas saat kamu pakai, solusinya pilihlah bahan furing dengan sedikit kandungan polyester.
- Butuh waktu dan tenaga ekstra untuk menyetrika.
Harga Kain Furing
Harga bahan furing sangat bervariasi tergantung dari jenis, kualitas kain, merek, toko bahkan hingga lokasi.
| Jenis Kain Furing | Marketplace | Toko Kain Terpercaya | Harga per Meter (Rp) |
| Katun Asahi | Shopee | Grosir Kain Surabaya | 4.500 – 10.000 |
| Tokopedia | Pusat Grosir Kain Tanah Abang | 4.000 – 9.000 | |
| Lazada | Toko Kain Metro Jaya | 5.000 – 11.000 | |
| Poly Spunbond | Shopee | Grosir Kain Surabaya | 3.500 – 7.000 |
| Tokopedia | Pusat Grosir Kain Tanah Abang | 3.000 – 6.500 | |
| Lazada | Toko Kain Metro Jaya | 4.000 – 8.000 | |
| Hero Katun | Shopee | Grosir Kain Surabaya | 8.500 – 15.000 |
| Tokopedia | Pusat Grosir Kain Tanah Abang | 8.000 – 14.000 | |
| Lazada | Toko Kain Metro Jaya | 9.000 – 16.000 |
Tips Memilih Kain Furing
Jika kamu berencana membuat baju dan belum menemukan pilihan kain furing yang pas, cobalah untuk ikuti beberapa tips berikut.
1. Pilih Bahan Furing yang Nyaman
Dalam pembuatan baju, faktor kenyamanan adalah hal penting yang harus kamu perhatikan. Jangan sampai baju yang kamu pakai mengganggu aktivitas kamu, untuk itu pilihlah kain furing yang handfeelnya lembut serta tidak panas. Contohnya, kamu bisa memilih lapisan dalam yang terbuat dari bahan katun yang menyerap keringat.
2. Pilih Warna Furing Sesuai Kebutuhan dan Selera
Selalu sesuaikan furing yang kamu aplikasikan pada baju agar selaras dengan baju atau warna kulit kamu. Pemilihan warna bahan furing yang kurang tepat dapat mengurangi keindahan baju kamu saat kamu kenakan. Secara umum unutk sebagian besar jaket, jas dan rompi masih cocok menggunakan furing berwarna hitam.
3. Beli di Tempat Yang Terpercaya
Untuk mendapatkan kain furing terbaik, sebaiknya belilah di toko kain yang terpercaya. Karena ada begitu banyak jenis kain furing yang beredar di pasaran, jangan sampai kamu membeli furing dengan kualitas buruk dengan harga yang tidak sesuai pula.
Nah, buat kalian yang bingung apa saja rekomendasi toko kain terbaik yang ada di Indonesia, kalian bisa cek artikel berikut:
Baca Juga: 15 Toko Kain Terbaik & Terbesar Di Indonesia
Kesimpulan
Dari penjelasan tadi kita sudah memahami bahwa kain furing adalah jenis kain yang berfungsi sebagai pelapis bagian dalam sebuah pakaian atau garmen. Selain itu, ada begitu banyak jenis kain furing yang penggunaannya sesuai kebutuhan proyek menjahit kamu seperti: asahi, dormeuil, tricot hingga cotton.
Dengan banyaknya variasi furing tersebut semoga kamu bisa lebih memahami kebutuhan furing yang tepat untuk proyek menjahit kamu
Lagi Nyari Tempat Bikin Jaket Custom yang Murah Berkualitas? ke Ozza Konveksi Aja!
Bagaimana? Sekarang kamu sudah mengerti kan, apa itu kain furing? Buat kalian yang lagi mencari tempat bikin jaket custom, Ozza Konveksi adalah pilihan vendor yang tepat buat kamu! Kami adalah perusahaan konveksi di jogja dengan spesialisai pembuatan berbagai macam produk pakaian, salah satunya adalah jaket.
Beberapa jenis jaket yang kami produksi antara lain, jaket bomber, jaket varsity, jaket parka, jaket coach, jaket jeans, hoodie, sweater hingga jasket. Kami juga telah mendapatkan bebagai ulasan positif dari banyak kalangan, baik dari instansi, perusahaan, sekolah, kampus, komunitas hingga reseller yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi website ozza konveksi dan hubungi kami untuk order cepat!
Kontak Kami
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi layanan customer service kami berikut:
No. Telp : 0274-4438593
1. Chat WA Admin 1 : 0896-1577-2461
2. Chat WA Admin 2: 0898-9261-771
3. Chat WA Admin 3: 0896-7373-0370
Alamat : Jl. Depokan II, Peleman RT 32/RW10, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta















