Perbedaan Preloved Dan Thrifting

Pengertian Preloved Dan perbedaannya Dengan Thrifting

Ketika akan membeli sebuah barang terkadang kita dihadapkan dengan pilihan, beli baru atau bekas? Dalam dunia jual beli sendiri ada banyak istilah asing yang terkadang membingungkan kamu saat akan membeli barang bekas. Maka dari itu, pada ksempatan kali ini Ozza Konveksi bakal membahas lebih detail mengenai perbedaan preloved dengan Thrifting dan Bekas.

Pengertian Preloved

Fashion Preloved Vintage

Preloved adalah kata informal yang merujuk pada barang yang telah dimiliki sebelumnya. Kata preloved merupakan eufemisme, yang merupakan cara yang lebih halus untuk mengatakan sesuatu agar tidak terlalu kasar atau blak-blakan. Preloved biasanya digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu yang dijual untuk menghindari penyebutan bekas atau secondhand. Biasanya penjual menggunakan kata ini untuk membuatnya terlihat lebih menarik.

Catatan pertama preloved berasal dari awal tahun 1970-an. Sebelum preloved ada, kata preowned telah digunakan setidaknya sejak tahun 1930-an. Meskipun preloved dapat dilihat sebagai eufemisme untuk bekas, namun kenyataannya barang tersebut telah dimiliki sebelumnya.

Tinkerlust Preloved Marketplace
Tinkerlust, Salah Satu Marketplace Preloved Terbesar Di Indonesia

Walaupun begitu, Preloved, lebih jauh dari itu, barang preloved mengikat perasaan sentimental dari pemilik sebelumnya ke barang tersebut. Barang itu tidak hanya digunakan, tetapi juga dicintai. Hal ini menyiratkan bahwa barang tersebut dirawat dan dipelihara (mungkin agar suatu hari nanti, seseorang akan menyukainya lagi). Ini paling sering digunakan untuk menggambarkan barang-barang yang dijual di toko barang bekas, seperti pakaian dan buku.

Meskipun preloved hampir selalu digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dijual, namun bisa juga diterapkan pada sesuatu yang diberikan, seperti baju bekas. Sinonim dari preloved adalah preowned.

Apa Itu Thrifting?

Thrifting store
Salah Satu Toko Yang Menjual Produk Thrifting

Masih banyak terjadi kesalah pahaman mengenai thrifting, karena banyak yang mengaitkan thrifting sebagai barang bekas. Padahal jika merujuk pada kamus urban, thrifting adalah kegiatan belanja untuk mendapatkan harga barang yang lebih murah dengan kualitas yang bagus.

Selain itu, thrifting juga dapat bermakna sebagai kegiatan membeli barang bekas pakai yang di import dari luar negeri dan biasanya merupakan barang barang branded. Barang yang dijual di toko thrifting ini biasanya dalam keada bagus dan berkualitas.

Fakta Mengenai Thrifting

Di Indonesia kebanyakan orang beranggapan bahwa thrifting adalah barang branded bekas layak pakai yang dijual kembali. Padahal Thrifting adalah konsep dari luar negeri, dimana thrift store menjual kembali barang yang telah didonasikan orang lain untuk amal.

Umumnya, penerima atau pengumpul barang donasi akan menjual kembali barang tersebut dengan harga rendah, karena telah menumpuk dan sulit untuk didistribusikan.

Perbedaan Preloved Dengan Thrifting, Mana Yang Harus Kamu Pilih

Perbedaan Preloved Dan Thrifting

Oke setelah megetahui pengertian dari preloved dan thrifting, kamu mungkin bertanya tanya apasih perbedaan anatara preloved dan thrifting? Berikut adalah perbedaannya!

  1. Thrifting adalah barang bekas yang berasal dari luar negeri yang masuk ke Indonesia dalam bal besar. Sedangkan Preloved adalah barang bekas pemakaian pribadi yang bisa saja berasal dari lokal maupun luar negeri.
  2. Barang thrifting kebanyakan merupakan hasil donasi sehingga desainnya kebanyakan jadul / vintage. Bebrbeda dengan thrifting, preloved adalah barang koleksi yang masih masuk dengan tren terkini.
  3. Kondisi barang thrifting bervariasi kalau kamu beruntung kamu bisa mendapatkan barang branded berkualitas, tapi kalu lagi apes akmu bisa dapat brang yang tidak layak pakai. Sedangkan, preloved lebih menguntungkan bagi pembeli karena masih layak pakai.

Lalu, manakah yang harus kamu pilih? Kalau kamu ingin mendapatkan barang barang import dengan merek ternama maka kamu bisa memiih Thrifting. Sayangnya terkadang pakaian thrifting banyak yang memiliki kualitas kurang bagus, sehingga kamu harus hunting untuk mencari baju dengan kondisi yang bagus.

Sedangkan kalau kamu menginginkan barang bekas namun masih dalam kondisi bagus dan layak pakai maka preloved adalah jawabannya.

5 Alasan mengapa Barang Preloved dan Thrifting Ini Begitu Diminati

Fashion preloved dan thrifting store akhir akhir ini begitu diminati, terutama oleh kalangan anak muda. Bagaiaman tidak? Dengan harga yang murah kamu bisa mendapatkan barang bagus dan branded dengan kualitas yang tidak kalah jauh dengan membeli yang baru.

Lalu mengapa barang “Bekas” ini digemari? Berikut adalah beberapa alasannya!

1. Pakaian Bekas Harganya Lebih Murah

Kamu bisa memiliki koleksi baju dari desainer ternama atau pakaian merek mahal dengan harga yang lebih murah dari harga aslinya. Kamu bisa menambah koleksi lemari pakaian kamu dengan pakaian mewah yang membuat pakaian klasik, berkualitas dan berkelanjutan tanpa harus khawatir dengan anggaran.

2. Memiliki Pasar Tersendiri Untuk Baju Preloved

Pakaian bekas dengan nilai kualitas yang bagus selalu bisa dijual kembali dengan harga tawar yang tinggi. Beberapa dari kita telah menerima sejumlah uang yang layak dengan menjual pakaian bekas dan bagi sebagian orang, ini telah menjadi sumber pendapatan atau karier penuh waktu.

Tentu saja, Anda perlu tahu apa itu pakaian preloved agar bisa menjual dan mendapatkan pengembalian yang tinggi untuk investasi Anda. Namun, penawaran dan permintaan ada dan selalu ada cara untuk menghasilkan uang darinya

3. Mendukung Gerakan Berkelanjutan

Pertumbuhan teknologi tekstil yang cepat serta biaya tenaga kerja yang murah, menghasilkan pakaian berkualitas rendah yang diproduksi dalam jumlah massal untuk mengikuti tren mode terkini. Industri fast fashion inilah yang akhirnya mengubah gaya hidup kita dimana kita lebih memilih untuk membuang pakaian setelah musim / tren mode berakhir

Namun, dengan berbelanja preloved fashion, hal ini akan mengurangi kontribusi terhadap pasar mode yang tidak berkelanjutan ini. Kamu tidak hanya dapat menghemat waktu dan uang dengan tidak membuang pakaian berkualitas rendah ke tempat sampah, tetapi kamu juga akan memiliki koleksi yang sangat berkualitas, bermerek dan cantik untuk pilihan pakaian kamu.

4. Membuatmu Terlihat Lebih Menonjol

Kamu mungkin bertanya tanya dari mana muda mudi di Citayam Fashion Week mendapatkan barang barang brandednya? Yup baju preloved dan thrifting asalnya, walaupun mungkin ada juga yang merogoh kocek lebih dalam untuk membeli baju baru.

Namun terlepas dari itu semua, membeli pakaian bekas dapat membuatmu menemukan potongan potongan yang unik dan retro. Barang-barang pre-loved akan membawa Anda ke puncak permainan mode Anda karena Anda akan memiliki akses ke begitu banyak gaya yang berbeda.

Baca Juga: Apa Itu Streetwear? Tren Fashion Jalanan Anak Muda Masa Kini

5. Terkadang, barang bekas sama bagusnya dengan barang baru

Tidak diragukan lagi bahwa kamu bisa menemukan koleksi langka saat melakukan thrifting melalui pakaian preloved yang belum pernah dipakai atau masih tersegel dalam kemasan aslinya. Jangan selalu menilai barang bekas sebagai sampah. Kadang-kadang, barang bekas itu bisa menghasilkan banyak uang lho!

Tips Memilih Dan Membeli Barang-Barang Preloved

Oke kamu mungkin sudah mengetahui perbedaan antara preloved dengan thrifting, tapi jika kamu ingin benar benar terjun kedalam dunia preloved ini maka kamu gak bisa sembarangan. Untuk itu kami sudah kumpulan beberapa tips untuk kamu yang ingin hunting barang-barang preloved ini.

1. Pastikan Originalitasnya

Pastikan barang yang kamu beli adalah asli dan bukan tiruannya. kamu bisa mengajukan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan detail mengenai barang yang kamu beli. Kamu bisa bandingkan spesifikasi barang yang kamu beli asli ataukah tidak menggunakan bantuan internet. Minta pendapat saran dari teman yang sudah memiliki pengalaman dalam membeli barang asli.

2. Cek Kondisi Barang

Karena kamu akan membeli barang bekas, maka cek kondisi barang adalah hal wajib yang harus kamu lakukan. Kamu Periksa bagian yang rawan rusak seperti jahitan, resleting, apakah ada bolong pada bagian saku, noda dan sebagainya.

Dengan mengecek barang sebelum membeli kamu akan terhindar dari hal yang menyulitkan kamu nantinya. Dan kamu gak perlu membuang waktu untuk memperbaikinya.

3. Cek Harga Pasaran Saat Ini

Tidak bisa dipungkiri barang preloved memang menggiurkan, apalagi barang preloved asli biasanya masih memiliki harga jual tinggi. Supaya tidak tertipuoleh penjual nakal, maka kamu perlu memeriksa harga barang tersebut pada saat kondisi baru.

Jangan sampai kamu mendapatkan barang preloved dengan harga yang gak jauh beda sama yang baru.

Kesimpulan

Terima kasih sudah membaca artikel kami, kami harap dengan adanya artikel ini kamu bisa lebih mengerti mengenai perbedaan preloved dengan thrifting. Pada dasarnya preloved adalah barang bekas yang masih layak pakai dan biasanya menjadi favorit pemiliknya. Sedangkan thrifting adalah baju bekas dengan berbagai kondisi yang diimport dari luar negeri.