(Fakta Unik) Sejarah Tote Bag Dan Perkembangannya

Fakta Unik Sejarah Tote Bag

Tote bag akhir akhir ini sedang populer sebagai aksesori yang menggabungkan keindahan dan utilitarianisme. Beberapa orang menggunakan totebag sebagai aksi peduli lingkungan untuk mengurangi penggunaan plastik. Ada yang memakainya untuk berbelanja dan menyimpan makanan. Atau beberapa menggunakannya sebagai aksesori fashion kekinian.

Kamu bisa mendandani tas jinjing atau menggunakannya dalam bentuk dan warna ap adanya. Membuat custom totebag dengan semua ide dan kreatifitas yang terlintas dalam pikiran anda. Atau memakainya dengan santai dengan pakaian glamor kamu untuk tampilan yang edgy. Kamu bisa menggunakannya untuk keperluan apapun dan dimanapun. Karena, Tote bag serba guna, simpel, elegan, berguna, dan tentu saja menyenangkan.

Namun, bagaimana tas jinjing ini bisa menjadi begitu populer? Kapan tote bag pertama kali dipakai? Siapa pencipta tas tote bag? Kali ini, Ozza Konveksi akan membahas sejarah tas jinjing dan evolusinya dari awal hingga saat ini.

Apa Itu Tote Bag?

Tote bag adalah jenis tas berbentuk persegi dan termasuk ke dalam tas jinjing. Tote bag memiliki ciri khas yaitu bagian atasnya terbuka agar memudahkan kita dalam memasukkan barang bawaan. Namun, seiring berjalannya waktu totebag ada yang dilengkapi dengan kancing. dan resleting.

Jika melihat dari akar katanya Tote Bag berasal dari kata “tote” yang berarti “membawa”. Itulah sebabnya di Indonesia totebag juga sering disebut dengan tas jinjing.

Model Tote bag pun cukup beragam dengan bahan yang bermacam macam pula. Seperti tas tote bag yang terbuat dari kain kanvas, ada yang terbuat dari kain spunbond, bahan denim, ataupun blacu tebal.

Fungsi Tote Bag

Seperti yang telah kami singgung sebelumnya, tote bag memiliki fungsi yang beragam karena sifatnya yang serbaguna. Orang orang biasanya memakai tote bag sebagai tas untuk membawa barang belanjaan, sebagai wadah untuk menyimpan makanan, sebagai media promosi, dan bahkan sebagai aksesori fashion.

Jika melihat dari sejarahnya, tote bag awalnya berfungsi sebagai wadah untuk membawa barang

Perbedaan Tote Bag dan Goodie Bag

Gambar Wanita memegang Goodie Bag  Pada Sore Hari

Sekilas goodie bag dan tote bag terlihat sama, namun ada perbedaan yang mencolok dengan keduanya. Pertama totebag memiliki fungsi sebagai tas untuk membawa barang dan biasanya berukuran lebih besar dari goodie bag. Desain tote bag juga cenderung lebih fashionable. Sedangkan, goodie bag memiliki fungsi untuk tas souvenir, seminar kit, atau membawa barang belanja yang tidak terlalu banyak. Umumnya goodie bag berukuran lebih kecil dari pada tote bag.

Dari segi bahan pembuatannya Goodie bag kebanyakan menggunakan bahan spunbound. Sedangkan Tote Bag kebanyakan menggunakan bahan dari kanvas. Dari segi ketahanan Tote bag jauh lebih kuat ketimbang goodie bag.

Tertarik untuk membuat custom Totebag murah? Cek Di sini!

Sejarah Panjang Tote Bag Yang Tidak Banyak Orang Tahu

Walaupun artikel ini berjudul “Fakta Unik Sejarah Tote Bag” kenyataannya perjalanan tas ini cukup panjang melampaui generasi hingga abad ke 17. Yuk simak perjalanan panjang tas jinjing ini dari generasi ke generasi!

Sejarah Tote Bag Pada Awal Abad Ke 17 – Awalnya Hanyalah Sebuah Nama

Sejarah tas jinjing sebenarnya tidak dimulai pada abad ke-17. Bahkan, kalau kamu melihat arsip sejarah, Kamu akan melihat gambaran pria dan wanita pada hampir semua budaya menggunakan beberapa bentuk tas kantung dari kain untuk membawa barang. Tas ini kebanyakan menggunakan bahan kulit, kain dan serat tumbuhan lainnya.

Berbicara tentang tote bag, Tote bag sendiri berasal dari kata tote yang berarti membawa. Pada waktu itu, orang orang membawa barang menggunakan wadah semacam tas atau karung. Tas-tas tersebut, walaupun tidak mirip dengan totebag yang kita kenal saat ini, nampakanya telah menjadi cikal bakal tas jinjing modern kita.

Abad Ke 19 – Sebagai Wadah Transportasi Es

Tote Bag Merek L.L. Bean

Tahukah kamu bahwa pada abad ke 19, orang orang menggunakan totebag sebagai wadah untuk pengiriman Es. Pemilihan tote bag sebagai wadah es karena tas jinjing pada saat itu berbahan kanvas dengan model yang besar, kokoh dan tahan lama.

Pada tahun 1944 Merek terkenal muncul dengan ide kantong es. Saat itu, kantong es L. L. Bean persis seperti itu: tas kanvas besar, kokoh, dan tahan lama untuk membawa es dari mobil ke freezer.

Tidak butuh waktu lama bagi orang-orang untuk menyadari bahwa mereka dapat menggunakan tas itu lebih dari sekadar transportasi es. Tas Bean serbaguna dan tidak mudah sobek. Jadi apa lagi yang dapat dibawanya? Pada tahun 50-an, tote bag menjadi tas pilihan ibu rumah tangga, yang menggunakan tas untuk bahan makanan dan pekerjaan rumah tangga.

Pada Tahun 60-an, Ketika Fungsi Bertemu Fashion

Beberapa hal membutuhkan waktu ratusan tahun untuk berubah menjadi lambang mode. Faktanya, tas jinjing hanya membutuhkan 20 tahun. Bapak tote bag, merek L. L. Bean, memperkenalkan kembali tas es dalam bentuk yang lebih baru dan lebih feminin. Tas ini memiliki penampialan yang sama seperti kantong es lama sehingga mudah dikenali dan langsung disukai banyak orang. Selain itu tas ini menampilkan beberapa elemen gaya dan mode (trim warna yang sekarang legendaris).

Gambar Seorang Wanita Menggunakan Totebag Kanvas

Desain tas L.L. Bean dari tahun 60-an membuat kantong es ini naik beberapa tingkat. Elemen terpenting dan salah satu yang masih sangat populer hingga saat ini adalah kanvas yang bertahan dalam ujian waktu. Orang biasanya melihat kanvas sebagai bahan industri, namun, seperti halnya denim, kanvas membuktikan bahwa ia layak menjadi bahan totebag untuk membuat tote bag.

Tas kanvas Bean tahun enam puluhan yang baru masih tersedia sampai sekarang. Merek ini masih membuatnya dalam bentuk, ukuran, dan skema warna aslinya, namun juga menambahkan beberapa elemen baru setiap tahun. Seperti pewarnaan musiman dan banyak lagi. Seiring berjalannya waktu, perusahaan seperti L. L. Bean dan lainnya mulai menambahkan pegangan kulit ke dalam tas jinjing, segala macam hiasan berwarna, ritsleting, gambar sablon, dan sebagainya.

Era 80-an

Pada tahun delapan puluhan, toko buku legendaris New York City, The Strand, memperkenalkan tas jinjing tekstil versi mereka sendiri. Sebuah model yang masih terlihat dan populer hingga saat ini. Terbuat dengan kanvas katun dan lapisan interior, Strand Tote menjadi barang wajib bagi semua orang yang mencari kenyamanan, desain, kegunaan, dan keindahan.

Ingin menjaga agar desain tetap segar dan mengejutkan setiap tahun, baik L. L. Bean dan The Strand hadir dengan inovasi dan tambahan yang luar biasa. Produk mereka juga menginspirasi produsen lain untuk meningkatkan standar tinggi dan menciptakan segudang tas jinjing yang sesuai dengan selera dan kebutuhan.

Tote Bag Pada Era Modern

Fashion Trend Tote Bag Besar

Saat ini, totebag muncul dengan berbagai model. Fungsinya pun beragam mulai dari untuk membawa barang belanjaan, wadah makanan, sebagai produk item fashion, sebagai pengganti tas plastik yang tidak ramah lingkungan. Bahkan hingga memenuhi kebutuhan promosi merek.

Beberapa desain tote bag juga menunjukkan sisi modis pemakainya dengan tambahan velcro, resleting, emblem, dan lainnya.

Kesimpulan

Demikian perjalanan panjang tote bag sebagai tas jinjing yang tidak lekang oleh jaman. Mulai dari kata kerja yang bertranformasi menjadi kata benda. Dari tempat untuk membawa Es hingga sebagai produk fashion yang digemari semua orang. Jadi, Apa pendapatmu mengenai tas tote? Apakah kamu memiliki informasi mengenai sejarah tote bag yang kami tidak tahu? Jangan ragu untuk membagikannya pada kolom komentar.

Leave a Comment